Program studi Psikologi menyelenggarakan Program Pengabdian Masyarakat pada tanggal 23 November 2024 dengan tujuan melakukan pendampingan pada orang tua maupun guru dalam mengembangkan minat dan bakat siswa di SMA Yapan, Depok. Adapun pelatihan ini di berikan bertujuan untuk pertama, yaitu menguatkan keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak didik. Keterlibatan secara aktif oleh orangtua menjadi salah satu fokus penguatan dalam kegiatan yang dilakukan. Kedua, memberikan pendampingan dalam rencana pengembangan karir setelah lulus dari sekolah bagi siswa. Serta ketiga yaitu penguatan guru wali kelas dalam memahami serta membaca hasil asesmen bakat minat sehingga tepat dalam mengarahkan siswa kepada jurusan yang sesuai dengan hasil test. Kegiatan ini melibatkan dosen program studi sarjana (S1) dan magister (S2) sebagai narasumber utama dan melibatkan pada mahasiswa program studi psikologi sebagai fasilitator kegiatan. Materi penting yang di berikan dalam kegiatan pendampingan orangtua dan guru untuk mengembangkan minat dan bakat siswa yakni:
- Materi Psikoedukasi kepada orang tua siswa kelas XII untuk mendampingi rencana karir pasca sekolah berdasarkan minat bakat yang dimiliki siswa oleh dosen program magister yaitu Ibu Dr Wiwik Sulistyaningsih, M.Psi, Psikolog
- Materi Pelatihan memahami permasalahan siswa dengan target peserta seluruh wali kelas oleh dosen program sarjana yaitu Ibu ElisYulia, M.Psi., Psikolog
- Materi Pelatihan kepada guru kelas XII terkait bagaimana membaca hasil asesmen minat bakat siswa oleh dosen program sarjana yaitu Ibu Citrawanti Oktavia, M.Psi., Psikolog.
Metode pelaksanaan kegiatan meliputi psikoedukasi interaktif mengenai jenis-jenis adiksi (zat dan perilaku), faktor risiko, serta dampaknya terhadap individu dan lingkungan sosial, yang dilanjutkan dengan pelatihan dasar REBT. Kegiatan disampaikan melalui ceramah partisipatif, diskusi kelompok, dan latihan reflektif yang disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan WBP.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dihadiri oleh 40 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas II Pandeglang dan 3 orang pendamping WBP. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka selama 1 hari pernuh. Tujuan diadakan kegiatan ini agar WBP dapat memahami bentuk-bentuk perilaku adiktif, baik adiksi zat maupun non-zat, yang sering kali berkaitan dengan pola pikir irasional, regulasi emosi yang kurang efektif, serta keterbatasan akses terhadap edukasi kesehatan mental. Serta belajar untuk meregulasi emosi negatif secara sehat melalui teknik Rational Emotional Behaviour Therapy (REBT).