Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan pada tanggal 4 Desember 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas psikologis Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas II Pandeglang, Banten. Hal ini terkait dengan berbagai bentuk adiksi dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan pelatihan dasar mengenai pendekatan Rational Emotional Behaviour Therapy (REBT) sebagai strategi pengelolaan pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih adaptif. Dua dosen program studi sarjana (S1) psikologi dalam hal ini sebagai narasumber utama kegiatan yaitu Ibu Tia Rahmania, M.Psi, Psikolog dan Ibu Annisa Rizkiayu Leofianti, M.Psi., Psikolog.
Tingginya kerentanan WBP terhadap berbagai bentuk adiksi, baik adiksi zat maupun non-zat, yang sering kali berkaitan dengan pola pikir irasional, regulasi emosi yang kurang efektif, serta keterbatasan akses terhadap edukasi kesehatan mental. Oleh karena itu, intervensi berbasis psikoedukasi dan pelatihan psikologis dasar menjadi penting sebagai upaya promotif dan preventif dalam konteks pemasyarakatan.
Metode pelaksanaan kegiatan meliputi psikoedukasi interaktif mengenai jenis-jenis adiksi (zat dan perilaku), faktor risiko, serta dampaknya terhadap individu dan lingkungan sosial, yang dilanjutkan dengan pelatihan dasar REBT. Kegiatan disampaikan melalui ceramah partisipatif, diskusi kelompok, dan latihan reflektif yang disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan WBP.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dihadiri oleh 40 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas II Pandeglang dan 3 orang pendamping WBP. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka selama 1 hari pernuh. Tujuan diadakan kegiatan ini agar WBP dapat memahami bentuk-bentuk perilaku adiktif, baik adiksi zat maupun non-zat, yang sering kali berkaitan dengan pola pikir irasional, regulasi emosi yang kurang efektif, serta keterbatasan akses terhadap edukasi kesehatan mental. Serta belajar untuk meregulasi emosi negatif secara sehat melalui teknik Rational Emotional Behaviour Therapy (REBT).