Internet secara umum bermakna jaringan yang bersifat global dan menghubungkan jutaan perangkat komputer di dunia. Sehingga dengan media tersebut kita bisa mengakses informasi. Akan tetapi kebebasan informasi tersebut selain memberi manfaat positif, juga dapat berbahaya sehingga perlu hati-hati dalam memanfaatkannya. Himpsi 57 Tahun sebagai perhimpunan profesi ilmuwan dan praktisi psikologi yang konsern pada hal tersebut menelurkan kesepakatan akan pentingnya cerdas berinternet.


Paramadina Psychology for People sebagai bagian dari masyarakat dalam hal ini ikut berkontribusi positif dalam masyarakat dengan memberikan edukasi berupa pelatihan “Internet dan Gadget Sehat” pada tanggal 9 Februari 2017 di SDI Al Izhar Pondok Labu. Kegiatan ini terselengara dengan dukungan para dosen dan mahasiswa dari program studi Psikologi serta Teknik Informatika Universitas Paramadina sebagai volunteer. Pelatihan mengenai Internet dan Gadget Sehat ini mengarahkan pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan siswa untuk bisa memanfaatkan internet dan gadget dengan tepat.


Kegiatan Pelatihan “Internet dan Gadget Sehat”

Sebagai upaya program studi psikologi untuk mendorong percepatan kelulusan mahasiswa dalam penyelesaian mata kuliah skripsi, maka program studi menggiatkan adanya penelitian payung yang dilakukan oleh para dosen program studi psikologi. Untuk saat ini program studi psikologi telah membuka program penelitian payung di bawah bimbingan DR. Ayu Dwi Nindyati, M.Si, Psikolog dengan tema "Determinants of Employability at Higher Education. Bagi para mahasiswa yang berminat silahkan untuk mencermati proses keterlibatan dalam penelitian payung tersebut dan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi program studi psikologi.

Stres didefinisikan sebagai tuntutan yang melebihi kemampuan dan dianggap membahayakan kesejahteraan diri. Keberadaan strees ini juga menjadi ancaman tersendiri bagi siswa SMA. Siswa SMA yang masih tergolong pada usia remaja memiliki pola emosi yang belum matang sehingga rentan mengalami stress. Stress yang terjadi pada tersebut dapat mengakibatkan munculnya emosi yang negatif, misalnya kecemasan atau depresi. Selain mempengaruhi emosi, stress juga bisa menyebabkan physical illnesses, baik ringan maupun berat.

Beberapa stimulus yang dapat memunculkan stress pada siswa SMA di Jakarta berupa Kemacetan untuk bisa sampai di sekolah, tuntutan tugas akademik yang tinggi, paparan kondisi sosial Jakarta sendiri yang bervariasi, masalah di dalam keluarga siswa, ruang gerak beraktivitas yang terbatas karena makin mahalnya lahan di Jakarta, polusi udara hingga suara yang dirasakan oleh para siswa merupakan sumber stress yang dapat menghilangkan motivasi berprestasi siswa di Jakarta. Hal ini perlu mendapatkan perhatian oleh para guru BK karena pada kondisi sekarang siswa lebih lama berada disekolah atau tempat les dibandingkan dirumah. Peran guru-guru saat ini tidak bisa lagi sekedar mengajar tetapi juga menjadi orang tua di sekolah dan menjadi penengah permasalahan anak dan orang tua. Secara khusus guru BK diharapkan peranannya untuk membantu para siswa bisa mengatasi stress yang dialami sehingga mereka dapat menghasilkan prestasi yang optimal baik dalam segi akademis maupun non akademisnya. Oleh karenanya, perlu bagi guru BK untuk bisa mendeteksi kondisi stress yang dialami siswa serta bagaimana metode intervensi yang bisa dipilih oleh guru BK untuk membantu siswanya.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Program Studi Psikologi Universitas Paramadina dengan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling bekerjasama dengan mengadakan workshop satu hari kepada seluruh guru BK di wilayah DKI dengan tema “Manajemen Stress dan Pemberian Konseling Kelompok Sebagai Intervensi Bagi Masalah Siswa”. Kegiatan workshop ini diselenggarakan pada hari rabu, tanggal 13 Desember 2016 di Auditorium Nurcholis Madjid Universitas Paramadina. Para dosen Program Studi Psikologi Universitas Paramadina dalam hal ini menjadi narasumber dalam workshop tersebut yaitu Ibu Dwita Priyanti yang memberikan sesi mengenai stress manajemen dan ibu Dr. Fatchiah E. Kertamuda yang memberikan sesi mengenai konseling kelompok sebagai intervensi pada siswa. Acara workshop ini dihadiri kurang lebih 150 guru BK yang ada di wilayah DKI Jakarta.

 

Ibu DR. Fatchiah E. Kertamuda memberikan materi tentang konseling kelompok