Psikologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang manusia meyakini bahwa manusia tidak hanya dipengaruhi oleh hal bawaan dari kromosom dalam tubuhnya tetapi juga lingkungan sekitar tempat dia tinggal. Budaya adalah salah satunya yang memiliki nilai-nilai yang diturunkan. Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, bahasa, dan agama, memiliki berbagai macam budaya yang menjadikan kita dapat mengenal berbagai cara hidup yang berkembang yang dimiliki secara bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi.


Dalam kajian perkembangan konsep mempelajari manusia, keberadaannya yang berkembang dari konteks masyarakat Indonesia pada dasarnya telah ada mengikuti perkembangan kajian psikologi di barat. Salah satu diantaranya adalah konsep tentang Candra Jiwa Indonesia dari Dr. Soemantri H. lahir dari budaya Indonesia dengan kebudayaan khas yang telah coba ditelaah dan dihayati sehingga muncul dalam sebuah lukisan rangka (anatomi) sekaligus fungsi (fisiologi) dari jiwa manusia, yang dipakai sebagai hipotesis dasar untuk bekerja selanjutnya. Konsep ini mampu menyejajarkan pemikirannya dengan konsep-konsep teori jiwa dari Sigmund Freud, Karl Gustav Jung, dan Alfred Adler, yang mana ketiganya berasal dari Eropa.


Sesuai dengan tujuan program studi psikologi Indonesia yang berlandaskan pada nilai KeIndonesiaan maka dilaksanakanlah kuliah umum untuk mempelajari lebih jauh terkait dengan konsep Candra Jiwa Indonesia. Dalam kuliah umum ini dua narasumber yaitu Prof. Dr. Budhi Setianto Purwowiyoto dan Dr. Rudolf Woodrow Matindas memberikan materi mengenai konsep tersebut serta posisinya terhadap konsep-konsep psikologi barat. Kuliah umum dilaksanakan di auditorium Nurcholis Madjid pada tanggal 24 Maret 2017 pukul 09.00-11.00 WIB dan dimoderatori oleh dosen program studi Psikologi Dr (candidate) Devi Wulandari M.Sc. Animo yang besar hingga peserta dari luar kota Jakarta menjadikan nilai yang baik dan layak bahwa konsep Candra Jiwa ini sebagai salah satu kajian psikologi Indonesia yang perlu didalami lebih jauh.

Keberadaan jurnal sebagai media publikasi artikel ilmiah dosen maupun peneliti merupakan salah satu program yang menjadi fokus pengembangan bagi Program Studi Psikologi Universitas Paramadina ke depan. Pelaksanaan manajemen jurnal yang baik setidaknya harus dapat memenuhi kriteria ideal berdasarkan pada peraturan yang sudah dikeluarkan oleh Kemenristekdikti. Inquiry sebagi jurnal ilmiah yang dibentuk oleh program studi sejak tahun 2008 telah banyak mengalami fase perkembangan dan kemajuan. Dengan adanya Peraturan Dirjen Dikti Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah; Surat Edaran Dirjen Dikti No. 2050/E/2011 tentang Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal; Surat Edaran Dirjen DIKTI No. 212/E/T/2012 tentang Panduan Pengelolaan Jurnal Terbitan Berkala Ilmiah maka pengelolaan Inquiry sebagai jurnal ilmiah program studi psikologi perlu adanya transformasi dari konvensional menuju open journal system.

Upaya untuk melakukan hal tersebut diawali dengan adanya pengajuan e-issn yang sudah dilakukan pada tahun 2016. Dalam upaya lebih lanjut menjadikan pengelolaan open journal system menjadi lebih baik dan ideal maka dilakukan upaya lanjutan berupa keikutsertaan dalam workshop pengelolaan open journal system yang diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mercubuana Yogyakarta pada tanggal 27-28 Februari 2017. Dalam workshop ini, program studi mengirimkan salah satu dosen yang merupakan Ketua Penyunting dalam pengelolaan jurnal Inquiry yaitu Handrix Chris Haryanto M.A. Dengan keikutsertaan dalam workshop ini nantinya menjadi dasar pengetahuan dan kemampuan untuk bisa meningkatkan kualitas manajerial dalam pengelolaan Inquiry sebagai jurnal yang ideal dalam pelaksanaan open journal system yang seharusnya.

Internet secara umum bermakna jaringan yang bersifat global dan menghubungkan jutaan perangkat komputer di dunia. Sehingga dengan media tersebut kita bisa mengakses informasi. Akan tetapi kebebasan informasi tersebut selain memberi manfaat positif, juga dapat berbahaya sehingga perlu hati-hati dalam memanfaatkannya. Himpsi 57 Tahun sebagai perhimpunan profesi ilmuwan dan praktisi psikologi yang konsern pada hal tersebut menelurkan kesepakatan akan pentingnya cerdas berinternet.


Paramadina Psychology for People sebagai bagian dari masyarakat dalam hal ini ikut berkontribusi positif dalam masyarakat dengan memberikan edukasi berupa pelatihan “Internet dan Gadget Sehat” pada tanggal 9 Februari 2017 di SDI Al Izhar Pondok Labu. Kegiatan ini terselengara dengan dukungan para dosen dan mahasiswa dari program studi Psikologi serta Teknik Informatika Universitas Paramadina sebagai volunteer. Pelatihan mengenai Internet dan Gadget Sehat ini mengarahkan pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan siswa untuk bisa memanfaatkan internet dan gadget dengan tepat.


Kegiatan Pelatihan “Internet dan Gadget Sehat”

Pada masa pra-remaja (usia sekolah dasar), salah satu fenomena yang kini menjamur adalah penggunaan gadget dan internet dengan bebas. Bahkan tak jarang orang tua memberikan fasilitas internet dan gadget lengkap bagi putra putrinya. Namun, sayangnya hal ini tidak dibarengi dengan pengontrolan yang juga ketat untuk membentengi anak-anak dari konten yang belum sesuai dengan usia mereka. Berbagai hal menjadi faktor penghambat tindakan pengontrolan dari orang tua tersebut, diantaranya adalah kurangnya pemahaman orang tua mengenai konten yang diakses oleh putra putri mereka, kurangnya waktu yang dapat digunakan untuk mendampingi anak-anak dalam menggunakan fasilitas gadget dan internet, dan berbagai permasalahan lainnya. Karena itu, Pelatihan “Internet dan Gadget Sehat” dipandang sangat penting untuk diadakan. Hal ini agar dapat membantu membekali siswa untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan internet dan gadget dengan bijaksana. Dalam hal ini peran program studi psikologi melalui Paramadina Psychology For People (PPFP) dan bekerjasama dengan program studi informatika menjadi volunteer dalam pelaksanaan pelatihan tersebut.

Dalam pelaksanaan pelatihan tersebut, program studi psikologi juga melakukan sebuah studi dengan menggunakan pendekatan survey, observasi dan wawancara untuk memperoleh data yang komprehensif mengenai dinamika yang terkait dengan penggunaan internet selama ini pada anak-anak. Dari hasil analisis yang sudah dilakukan terkait data yang ada maka dilakukan pemaparan hasil kepada para guru pada tanggal 21 Februari 2017 sebagai bahan informasi dan pertimbangan di dalam melakukan tindakan pencegahan maupun intervensi dalam bentuk yang lain. Pemaparan mengenai hasil tersebut diberikan oleh dua dosen program studi psikologi yaitu Handrix Chris Haryanto, M.A dan Dwita Priyanti, M.Psi, Psikolog.

Berdasarkan pada hasil survey, observasi dan wawancara yang sudah dilaksanakan selama pelatihan, menggambarkan antusiasme dari para peserta selama mengikuti pelatihan dengan banyak bertanya dan menceritakan pengalaman yang dimiliki terkait penggunaan media sosial. Selain itu, pada dasarnya penggunaan gadget dan internet sudah merupakan hal yang biasa bagi para siswa baik sebagai akses pengetahuan maupun untuk hal lainnya. Hal ini tidak terlepas dari tersedianya fasilitas yang ada saat ini di keluarga. Keberadaan website maupun aplikasi yang sering dikunjungi oleh para siswa dalam hal ini adalah youtube dan instagram. Selain itu, permainan game online mejadi salah satu hal yang disukai khususnya bagi siswa laki-laki. Ketiga hal tersebut perlu menjadi perhatian lebih dengan adanya pendampingan oleh para orangtua mengingat beberapa konten yang mungkin kurang sesuai dengan usia perkembangan anak saat ini dapat terpapar secara bebas.

Sebagai upaya program studi psikologi untuk mendorong percepatan kelulusan mahasiswa dalam penyelesaian mata kuliah skripsi, maka program studi menggiatkan adanya penelitian payung yang dilakukan oleh para dosen program studi psikologi. Untuk saat ini program studi psikologi telah membuka program penelitian payung di bawah bimbingan DR. Ayu Dwi Nindyati, M.Si, Psikolog dengan tema "Determinants of Employability at Higher Education. Bagi para mahasiswa yang berminat silahkan untuk mencermati proses keterlibatan dalam penelitian payung tersebut dan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi program studi psikologi.

About us

Universitas Paramadina berdiri pada 10 Januari 1998, mengemban misi untuk membina ilmu pengetahuan rekayasa dengan kesadaran akhlak mulia demi kebahagiaan bersama seluruh umat manusia.

Latest Posts

21 October 2015
21 October 2015
21 October 2015

Hubungi Kami

Kampus S1:
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
T. +62-21-7918-1188
F. +62-21-799-3375

E-mail: info@paramadina.ac.id
http://www.paramadina.ac.id 

Kampus S2:
Gedung Tempo
Jalan Palmerah Barat No.8, 
Kebayoran Lama, Jakarta - 12240

T. +62-21-7918-1188 ext.: 242
F. +62-21-799-3375

http://www.paramadina.ac.id 

Jam

Our support hours are
available 24 hours a day
(+62) 815 918 11 88

Monday to Friday: 8:00 to 15:00
Saturday: 8:00 to 12:00
Sunday: Closed