Desain Produk Indonesia…. “Go Global”

IFFS (International Furniture Fair Singapore) 9-12 Maret 2018,

Kali ini Program studi DP (Desain Produk) menugaskan dosennya untuk andil dalam kegiatan pameran internasional yang diikuti oleh rekan-rekan desainer profesional yang tergabung dalam HDMI (Himpunan Desainer Mebel Indonesia). Aktifitas prodi berperan aktif mengembangkan profesi desain produk sudah menjadi suatu kewajiban dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan penyebaran ilmu pengetahuan desain produk ditengah masyarakat. Menampilkan karya furniture, dan home dekor dari anggota HDMI serta hasil lomba desain IDC (Indonesia Designer Chalenge) 2016. Partisipasi HDMI kali ini didukung oleh ASMINDO (Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia) tampil dalam IFFS 2018, Sands Expo and Convention Centre, Marina Bay Sands, Singapura. Berbeda dengan rekan-rekan pengusaha furniture dari ASMINDO yang sudah biasa tampil di ajang pameran dagang internasional, bagi para desainer hal ini adalah kesempatan langka untuk tampil mewakili desainer furniture  Indonesia. Kesempatan ini tidak disia-siakan dimana tim desainer tampil cukup baik dan mendapatkan sambutan dari banyak pihak termasuk  tuan rumah SFIC (Singapore Furniture Industries Council).

Prodi DP merupakan tuan rumah dan salah satu inisiator dari HDMI, dan berupaya berperan aktif dalam perkembangan desain produk khususnya dibidang furniture. Kali ini prodi diwakili oleh ibu Ira Handayani (merupakan wakil ketua HDMI) dan Bapak Yusuf Kurniadi (Ketua Bidang SDM HDMI) untuk turut dalam tim HDMI. Selamat bertugas dan semoga desainer Indonesia semakin berkibar didunia Internasional sebagaimana industri furniture Indonesia yang sudah diterkenal dunia sebagai produsen produk furniture berkualitas. (DPI/Maret 2018)

 

Bulan Januari dan sampai Maret ini jadi saat-saat yang menegangkan sekaligus menyenangkan bagi teman-teman TA-ers dan para dosen pembimbingnya. Minggu demi minggu seperti berlari ..... Para TA-ers pun jungkir balik mengatur antara waktu di tempat kerja dan mengerjakan TAnya. Untungnya kekompakan sesama TA-ers yang saling memberikan dukungan moril maupun ‘sepotong piza’ menjadi menyemangat sekaligus membuat proses TA menjadi ringan dan lebih gurih. Selamat untuk Aniqoh, Duo M (Mucholis dan Masnur), Amal Akbar, Puja Aksara dan Ida Lailatur Rohmah yang sudah berhasil mempertahankan diri di Sidang Tugas Akhir dengan karya-karya inovatifnya yang memukau. Selamat turut mewarnai dunia Desainer Produk!

 

 

 

 

 

 

Pewujudan Link and Match melalui kerjasama Universitas Paramadina dengan Direct Design Centre - PT. Mitra Alas Selaras
Universitas Paramadina dengan Direct Design Centre - PT. Mitra Alas Selaras dilaksanakan pada 1 Maret 2018 di Ruang Granada, Universitas Paramadina. Kerjasama ini merupakan wujud nyata dari sinergi dunia akademik dan industri. Di dalam kerjasama ini akan dilakukan berbagai kegiatan, diantaranya program penelitian pasar dan produk, pengembangan desain serta mahasiswa magang. PT. Mitra Alas Selaras adalah sebuah perusahaan yang memproduksi alas kaki, dengan salah satu merek yang terkenalnya adalah Outdoor yang digunakan oleh para pencinta alam di Indonesia. Alas kaki ‘Outdoor’ menggunakan teknologi konstuksi yang kuat untuk digunakan kegiatan luar ruang serta material anti-air. Kerjasama ini membuka peluang mahasiswa Program Studi Desain Produk untuk lebih memahami industri manufaktur, teknologi material serta kompetisi produk di pasar.

SecondMuse (http://secondmuse.com/), adalah merupakan sebuah innovation agency dari New York. Saat ini mereka sedang melakukan scoping trip di Jakarta untuk melihat potensi Jakarta, dan ingin bertemu dengan ekosistem start-up maupun komunitas kreatif yang secara nyata berpotensi memberikan dorongan terhadap inovasi di JKT

 

Acara yang diadakan pada 28 Februari 2018, di Kekini Ruang Bersama (http://kekini.org/)  ini mengundang 30 pelaku kreatif berbagai latar belakang terkait desain produk yaitu pemangku kebijakan, Asosiasi Desainer Produk, pelaku kreatif yang fokus pada desain produk dan 3 orang dari Program Studi Desain Produk. Universitas Paramadina termasuk salah satu dari sedikit pelaku kreatif yang diundang untuk berbagi dalam acara ini.. Para pelaku kreatif berbagi mengenai situasi, potensi, tantangan dari industri berbasis produk kreatif di Indonesia yang sekiranya dapat menjadi pertimbangan penting dalam membangun community based program, seperti yang dilakukan SecondMuse di New York dan Philadelphia, Amerika Serikat.

 

Pada pertemuan tersebut SecondMuse juga berbagi mengenai FutureWorks program yang mereka jalankan di New York (http://futureworks.nyc). SecondMuse menyampaikan alasannya memilih Jakarta untuk program ini, karena Jakarta dianggap kota yang paling siap secara pelaku dan ekosistemnya, dibandingkan dengan kota lain di Asia Tenggara maupun di Indonesia. Semoga program ini dapat terwujud dan mendorong bertumbuhnya inovasi-inovasi yang berpihak pada masyarakat secara luas.

Dosen Desain Produk Universitas Paramadina menjadi Juri IKEA Drawing Competition 2017

Hendriana Werdhaningsih menjadi salah satu Juri IKEA Drawing Competition 2017 pada Desember lalu. IKEA Drawing Competition adalah kompetisi menggambar boneka impian oleh anak-anak. Gambar boneka yang terpilih dari seluruh dunia nantinya akan dibuat menjadi yang dijual oleh IKEA dan sebagian hasil penjualannya digunakan untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung.

“20 Gambar Anak Indonesia Terpilih Mengikuti IKEA Drawing Competition 2017 tingkat Dunia
Serpong, Suronews – IKEA Drawing Competition 2017 tingkat dunia yang diikuti oleh kalangan anak-anak merupakan suatu wujud cikal bakal disainer Indonesia yang nantinya akan bertandang di kelas dunia. Pasalnya hasil dari para disainer cilik ini yang nantinya oleh IKEA dijadikan sebagai disain boneka di IKEA.

IKEA Drawing Competition merupakan kompetisi bagi anak-anak usia 4 sampai 12 tahun, dimana mereka diminta untuk menggambar boneka impiannya. Melihat antusiasme dan minat pada program ini pada tahun sebelumnya, maka pada tahun 2017 IKEA kembali menggelar IKEA Drawing Competition untuk ke-empat kalinya. Kompetisi ini dilaksanakan di seluruh toko IKEA di seluruh dunia secara bersamaan pada tanggal 6-19 November 2017.

IKEA Indonesia hari ini telah mengumumkan 20 gambar hasil kreasi anak Indonesia yang akan mewakili Indonesia pada IKEA Drawing Competition 2017 tingkat dunia di Swedia. Seluruh 20 gambar tersebut akan berkompetisi dengan peserta dari seluruh dunia.

Setiap negara yang berpartisipasi pada kompetisi ini diperkenankan untuk memilih 20 gambar terbaik untuk tahap berikutnya pada kompetisi tingkat dunia. Kemudian, Tim IKEA Global akan memilih 5 gambar terbaik sebagai pemenang dan akan dibuat koleksi boneka soft toy pada tahun berikutnya untuk dijual di toko IKEA di seluruh dunia, sebagai bagian dari Kampanye IKEA Ayo Main!

Public Relations IKEA Indonesia, Ririn Basuki, menjelaskan, “IKEA senang melihat kreatifitas dan imajinasi anak-anak Indonesia yang diekspresikan melalui soft toy impian mereka dalam bentuk gambar, dimana kami menerima hampir 1.000 gambar yang unik dan kreatif.

Kampanye Ayo Main agar anak-anak bisa lebih berinteraksi dengan teman-temannya sehingga terwujud dan tertanam interaksi sosial antar sesam dan bisa berkreatifitas dengan teman sepermainannya.

Ririn menilai, “Cukup sulit bagi kami untuk memilih gambar terbaik dari para partisipan, namun kami akhirnya berhasil memilih 20 gambar terbaik, dan kami percaya gambar-gambar tersebut akan menjadi soft toy yang diminati.

Berdasarkan kriteria pemenang yang telah ditetapkan, proses seleksi dilakukan oleh sebuah panel juri yang terdiri atas tim IKEA, juri independen Psikolog Anak, Anastasia Satrio, M.Psi. dari Universitas Atmajaya, dan Hendriana Wedhaningsih, M.Ds., Kepala Studi Desain Produk Industri, Universitas Paramadina. Juri lainnya merupakan para netizen yang berpartisipasi memberikan penilaian melalui media sosial. Ke-20 gambar yang terpilih akan berkompetisi pada 2017 IKEA Drawing Competiton tingkat dunia, dan gambar-gambar tersebut dapat dilihat di toko IKEA Alam Sutera.

Anastasia Satriyo, MPsi, Psikolog Anak dari Universitas Atmajaya mengatakan, “IKEA Children Drawing Competition merupakan medium yang baik sekali untuk mendorong kreatifitas anak. Seluruh partisipan, sebagaimana dilihat dari setiap gambar yang masuk, mencerminkan emosi, keingintahuan, dan juga spirit untuk bereksplorasi dengan warna dan desain-desain imajinatif. Ini merupakan tantangan tersendiri menseleksi 20 gambar terbaik dengan desain yang penuh kreatifitas dan imajinasi. Kedepan, kita semua harus mendorong diadakannya ajang seperti ini untuk mendorong daya imajinasi dan kreatifitas anak-anak Indonesia.

Hendriana Wedhaningsih, M.Ds., Desainer Produk Universitas Paramadina, menyampaikan, “IKEA Children Drawing Competition merupakan ajang yang sangat unik dari perspektif desain produk. Hal ini karena kebanyakan, mainan anak-anak diciptakan berdasarkan perspektif orang dewasa yang cenderung melihat produk dari sisi fungsi, sementara anak-anak mempersepsikan produk sebagai bagian dari imaginasi dan proses belajar mereka. Dalam memilih 20 gambar terbaik dari sudut pandang desain produk, kami memilih gambar yang dapat memajukan daya imajinasi anak dan proses belajar, sambil memperhatikan keamanan dan kepantasan produk bagi anak-anak.

IKEA Drawing Competition memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menggambar boneka impian berdasarkan imajinasi mereka. Ini juga merupakan sarana komunikasi untuk berbagi imajinasi antar anak-anak dari berbagai belahan dunia. Ini juga sejalan dengan visi IKEA untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi banyak orang, termasuk berjuang untuk hak anak-anak, dimana IKEA menempatkan anak-anak sebagai orang paling penting di dunia.

IKEA Drawing Competition 2017 merupakan langkah awal bagi anak-anak untuk membangun kebersamaan di dunia melalui karya seni anak-anak, oleh anak, dan untuk anak-anak, melalui kampanye IKEA Ayo Main! yang ditujukan untuk mempromosikan hak anak untuk pendidikan dan hak untuk bermain,”tutup Ririn. (swh).

https://lifestyle.kompas.com/read/2017/12/19/150055220/20-desain-boneka-dari-anak-indonesia-ikut-lomba-internasional-ikea

https://www.cantika.com/read/1044159/20-gambar-anak-indonesia-ikut-kompetisi-ikea-dunia

http://www.bantennet.com/2017/12/ikea-tampilkan-20-lukisan-anak-melalui.html

https://lifestyle.sindonews.com/read/1269800/166/20-gambar-anak-indonesia-bersaing-di-swedia-1514605079

https://www.besttangsel.com/20-gambar-anak-indonesia-terpilih-mengikuti-ikea-drawing-competition-2017-tingkat-dunia/

http://marketplus.co.id/2017/12/20-desainer-cilik-dari-indonesia-mengikuti-ikea-draw-competition-2017-tingkat-dunia/

http://jakartakita.com/2017/12/24/20-gambar-anak-indonesia-terpilih-ikuti-ikea-drawing-competition-2017-tingkat-dunia/

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About us

Universitas Paramadina berdiri pada 10 Januari 1998, mengemban misi untuk membina ilmu pengetahuan rekayasa dengan kesadaran akhlak mulia demi kebahagiaan bersama seluruh umat manusia.

Latest Posts

21 October 2015
21 October 2015
21 October 2015

Hubungi Kami

Kampus S1:
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
T. +62-21-7918-1188
F. +62-21-799-3375

E-mail: info@paramadina.ac.id
http://www.paramadina.ac.id 

Kampus S2:
Gedung Tempo
Jalan Palmerah Barat No.8, 
Kebayoran Lama, Jakarta - 12240

T. +62-21-7918-1188 ext.: 242
F. +62-21-799-3375

http://www.paramadina.ac.id 

Jam

Our support hours are
available 24 hours a day
(+62) 815 918 11 88

Monday to Friday: 8:00 to 15:00
Saturday: 8:00 to 12:00
Sunday: Closed