Penanganan Dampak COVID-19 Butuh Kecepatan Ketimbang Presisi Kebijakan

Tren jumlah pasien positif virus corona COVID-19 di Indonesia masih terus meningkat, belum ada tanda-tanda sampai ke puncak apalagi menurun. Hal ini cukup mengkhawatirkan, karena dampaknya diprediksi masih akan berlangsung lama. 

Pengajar Pasca-sarjana Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, bahkan memproyeksikan pandemi virus corona masih akan dialami Indonesia setidaknya sampai akhir tahun. 

"Tentu ini dampaknya sangat besar, sehingga dalam situasi krisis seperti ini dibutuhkan kebijakan penanganan yang cepat. Dalam situasi normal, kebijakan harus akurat, presisi, penuh pertimbangan. Tapi dalam situasi krisis kecepatan lebih penting daripada presisi kebijakan," kata mantan Staf Khusus Wakil Presiden Jusuf Kalla itu dalam kuliah online yang diselenggarakan Program Studi Magister Manajemen Universitas Paramadina, Jumat (15/5). 

Wijayanto menggambarkan, pandemi virus corona dampak ekonominya lebih berat daripada krisis moneter 1998. Dalam krisis di masa Orde Baru itu, yang terdampak paling besar adalah korporasi. Terutama yang terkoneksi dengan sistem keuangan dan perbankan.  

Infografik Skenario Pemulihan Ekonomi RI

Infografik Skenario Pemulihan Ekonomi RI. Foto: kumparan

Sementara krisis saat ini menerpa semua sektor ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Sektor itu pada krisis moneter 1998 justru sangup bertahan dan menjadi salah satu penopang perekonomian nasional.  

"Waktu krismon 1998, sektor komoditas seperti petani kakao, petani karet, usaha pertambangan, mereka justru pesta pora menikmati penguatan nilai tukar dolar AS. Pendapatannya dari ekspor naik. Tapi sekarang semuanya kena," ujarnya.  

Dia memperkirakan, dampak ekonomi yang meluas dari pandemi virus corona, akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2020 ini tertekan di kisaran minus 2 hingga minus 4 persen. Kemudian akan mengalami recovery dan pertumbuhan ekonomi stagnan di rata-rata baru pada kisaran 4 hingga 5 persen. 

 sumber:

https://kumparan.com/kumparanbisnis/penanganan-dampak-covid-19-butuh-kecepatan-ketimbang-presisi-kebijakan-1tQ5sSVyUxP/full 

About us

Universitas Paramadina berdiri pada 10 Januari 1998, mengemban misi untuk membina ilmu pengetahuan rekayasa dengan kesadaran akhlak mulia demi kebahagiaan bersama seluruh umat manusia.

Latest Posts

21 October 2015
21 October 2015
21 October 2015

Hubungi Kami

Kampus S1:
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
T. +62-21-7918-1188
F. +62-21-799-3375

E-mail: info@paramadina.ac.id
http://www.paramadina.ac.id 

Kampus S2:
Gedung Tempo
Jalan Palmerah Barat No.8, 
Kebayoran Lama, Jakarta - 12240

T. +62-21-7918-1188 ext.: 242
F. +62-21-799-3375

http://www.paramadina.ac.id 

Jam

Our support hours are
available 24 hours a day
(+62) 815 918 11 88

Monday to Friday: 8:00 to 15:00
Saturday: 8:00 to 12:00
Sunday: Closed