[kabar-banten.com] TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk Galeri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Inovasi (GIPTI). Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut disaksikan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dan Menristekdikti, di Istana Wapres, Senin (15/1/2018).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pengembangan Gipti di BSD City selaras dengan visi Kabupaten Tangerang yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang cerdas, makmur, religius, dan berwawasan lingkungan. Pemkab Tangerang juga mendorong dan menggandeng pihak swasta dalam mewujudkan 25 program unggulan, di antaranya Program Kerja Sama Lintas Menuju Rakyat Sejahtera (Jalin Rasa).

“Dengan adanya Gipti ini juga dapat menjadi ajang promosi daerah dalam pengembangan Iptek. Sebab, setiap tahun Pemkab Tangerang mengadakan lomba inovasi-inovasi melalui gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diikuti oleh Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi ) yang tersebar di seluruh kecamatan,” ucap Zaki menjelaskan.

Sementara itu, Wapres Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, penandatanganan MoU ini jangan hanya jadi seremonial belaka, tetapi harus ada tindak lanjut dan realisasi nyata kedepannya. Sebab, Indonesia sudah berada jauh di belakang negara-negara lain.  “Karena itu, saya meminta, setelah penandatanganan ini berkasnya jangan langsung ditaruh di laci kantor tapi langsung ditindaklanjuti, disusun rencana selanjutnya untuk merealisasikan ini. Kita harus terus maju ke depan, karena pengembangan teknologi saat ini sudah sangat berkembang pesat,” ucap JK.

Hal senada juga dikatakan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. Mohamad Nasir yang menyambut baik terjadinya kolaborasi berbagai unsur dalam pengembangan iptek dan inovasi melalui kerja sama ini. Menurutnya, pengembangan GIPTI merupakan kolaborasi yang unik dari empat institusi lintas sektor yang mewakili unsur ABG (Academician-Business-Government).

Keempat institusi lintas sektor itu adalah pemerintah pusat sekaligus lembaga litbang melalui Puspitek, Pemkab Tangerang, Universitas Paramadina dan dunia usaha yaitu, Sinar Mas Land.  Nasir berharap, GIPTI dapat berkontribusi bagi pembangunan masyarakat berbasis iptek khususnya di Kabupaten Tangerang, peningkatan daya saing daerah, serta penciptaan produk-produk inovasi serta wirausaha berbasis teknologi di masyarakat.

Untuk diketahui, Galeri Iptek dan Inovasi akan berlokasi di Kabupaten Tangerang tepatnya di area BSD City. Sebagian areal GIPTI akan menempati lahan Puspitek seluas ± 15 ha yang berada di wilayah tersebut. GIPTI akan menjadi show case kemajuan inovasi dan juga teknologi terapan terkini, tempat untuk pemberdayaan dan edukasi masyarakat di bidang Iptek dan tempat pemasaran bagi produk-produk IKM dan startup berbasis teknologi binaan inkubator bisnis teknologi di Puspitek, Pemkab Tangerang, maupun Universitas Paramadina dan PT Sinar Mas Land. (DA)

sumber:

https://www.kabar-banten.com/pemkab-tangerang-mou-pengembangan-gipti/ 

[IndoTelko.com]  – Perwakilan Pusat Penelitian Ilmu pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK)-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina dan Sinar Mas Land menandatangani kesepakatan bersama untuk pengembangan Galeri IPTEK dan Inovasi (GIPTI).

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut juga disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dan Menristekdikti di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia (15/1).

Galeri IPTEK dan Inovasi akan berlokasi di Kabupaten Tangerang tepatnya di area BSD City. Sebagian areal GIPTI akan menempati lahan PUSPIPTEK-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, seluas lebih kurang 15 Ha yang berada di wilayah tersebut.

GIPTI akan menjadi show case kemajuan inovasi dan juga teknologi terapan terkini, tempat untuk pemberdayaan dan edukasi masyarakat dibidang IPTEK, dan tempat pemasaran bagi produk-produk IKM dan  startup berbasis teknologi  binaan inkubator bisnis teknologi di PUSPIPTEK-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Pemerintah Kabupaten Tangerang, maupun Universitas Paramadina dan Sinar Mas Land.

Pengembangan GIPTI sesuai dengan program pengembangan National Science & Technology Park (N-STP) PUSPIPTEK sebagai salah satu implementasi Program Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo yakni mengembangkan STP di Indonesia.

Masing-masing institusi yakni PUSPIPTEK Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina, dan Sinar Mas Land mempunyai peran yang saling bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain dalam pembangunan GIPTI.

Sebagai salah satu Universitas yang turut berkolaborasi dan mendukung pengembangan GIPTI di Tangerang, Universitas Paramadina akan membangun kampus di atas lahan seluas 2 Ha yang lokasinya terpadu dengan GIPTI di atas lahan prasarana dan sarana umum yang akan diserahkan Sinar Mas Land kepada Pemkab Tangerang untuk dimanfaatkan sebagai kampus.

Universitas Paramadina juga bertanggung jawab dalam pengembangan IPTEK dan terwujudnya pengabdian pada masyarakat. Kelengkapan sarana dan prasana di BSD City akan semakin mempermudah terciptanya sebuah ekosistem inovasi karena terdapat kawasan Digital Hub yang dapat menghubungkan antara dunia penelitian, kampus dengan industri berbasis teknologi dan dunia usaha.

Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak., Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, menyambut baik terjadinya kolaborasi berbagai unsur dalam pengembangan iptek dan inovasi melalui kerjasama ini.

“Pengembangan GIPTI, merupakan kolaborasi yang unik dari empat institusi lintas sektor yang mewakili unsur ABG (academician-Business-Governme nt). Keempat institusi lintas sektor itu adalah Pemerintah Pusat sekaligus lembaga litbang melalui PUSPIPTEK-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina dan dunia usaha yaitu, Sinar Mas Land,” kata Mohamad Nasir.

Lebih lanjut Menristekdikti berharap, GIPTI dapat berkontribusi bagi pembangunan masyarakat berbasis iptek khususnya di Kabupaten Tangerang, peningkatan daya saing daerah, serta penciptaan produk-produk inovasi serta wirausaha berbasis teknologi di masyarakat.

“Hadirnya GIPTI semakin menunjang fasilitas pendidikan Universitas Paramadina di BSD City, dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian masyarakat bagi civitas akademika Universitas Paramadina. Kami bersinergi dengan Sinar Mas Land, khususnya BSD City karena kawasan ini telah dilengkapi dengan beragam infrastruktur termasuk infrastruktur teknologi yang mendukung kegiatan belajar-mengajar mahasiswa Universitas Paramadina kedepannya. Tidak hanya itu, kami juga akan memberikan beasiswa kepada putra dan putri Tangerang sebagai wujud sumbangsih kami untuk kemajuan dunia pendidikan,” kata Rektor Universitas Paramadina  Prof. Firmanzah, PhD.  

Kepala PUSPIPTEK-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Dr. Sri Setiawati  menyampaikan bahwa konsep keterpaduan PUSPIPTEK- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dengan Sinar Mas, sebetulnya telah digagas sejak Tahun 80-an, dimana pada waktu itu akan dibangun sebuah technopolis yang bermakna kota berwawasan iptek. 

Menurut Sri, konsep technopolis tersebut antara lain diwujudkan dengan dibangunnya taman tekno sebagai tempat untuk penumbuhan industri-industri berbasis teknologi hasil litbang di PUSPIPTEK-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

“Saat ini, kita coba menghidupkan kembali konsep tersebut, dengan dijadikannya PUSPIPTEK-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi sebagai N-STP, yang tidak hanya fokus sebagai pusat penelitian dan pengembangan iptek, namun juga sebagai pusat pengembangan produk-produk nasional, pusat penumbuhan kewirausahaan berbasis teknologi melalui inkubasi, pusat informasi iptek, serta pusat pelatihan bagi SDM industri”, lanjutnya.

Saat ini, N-STP Puspiptek didukung oleh ekosistem kawasan BSD City sebagai smart integrated digital city yang tentu akan saling menguatkan satu sama lain.

Selain kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Sinar Mas Land Grup / BSD City juga sudah melakukan penandatanganan MoU Tentang Pembangunan Terminal Intemoda dalam kawasan BSD City yang terintegrasi dengan Stasiun Kereta Api Cisauk, dan diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan lalu lintas dengan mendorong masyarakat menggunakan sarana transportasi umum yang aman dan nyaman.

Dengan menerapkan konsep/gagasan Triple Helix, di mana gagasan utama Triple Helix adalah sinergi kekuatan antara akademisi, bisnis, dan pemerintah untuk memotivasi/meningkatkan ekonomi dan inovasi baru berbasis keunggulan lokal diharapkan dapat mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat Kabupaten Tangerang.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi pengembangan Galeri IPTEK dan Inovasi (GIPTI) di BSD City, kami berharap kolaborasi ini dapat memperkaya kawasan BSD City yang saat ini sedang bertransformasi menjadi smart integrated digital city. Kami juga sangat antusias dengan kehadiran Universitas Paramadina di BSD City yang lokasinya terintegrasi dengan GIPTI. Tentunya kehadiran Universitas Paramadina juga memperkaya ekosistem BSD City khususnya di sektor pendidikan dan sebagai talent pool bagi sejumlah perusahaan yang terdapat di kawasan Digital Hub. Lebih jauh lagi pengembangan Smart Integrated Digital City ini akan menciptakan banyak sekali peluang bagi berbagai pihak lintas sektor, khususnya warga Tangerang dan sekitarnya di bidang pendidikan, riset, usaha, maupun lapangan pekerjaan,” kata Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe.

Kedepannya setelah penandatanganan kesepakatan bersama pembangunan Galeri  IPTEK dan Teknologi, PUSPIPTEK Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi,, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina, dan Sinar Mas Land masing-masing akan melakukan perjanjian Bipartit untuk segera mewujudkan proyek pembangunan GIPTI. Rencananya proyek ini akan mulai tahap konstruksi pada pertengahan 2018 mendatang.(wn)

sumber:

http://www.indotelko.com/kanal?c=in&it=empat-institusi-science 

 

[palapanews.com] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bekerjasama dengan Paramadina University, Sinarmas Land dan Puspiptek untuk mengembangkan Galeri Iptek dan Inovasi (GIPTI).

Jalinan kerjasama itu dituangkan dalam penandatangan MoU antara Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, Rektor Paramadina University, Sinarmas Land dan Kepala Puspiptek di hadapan Wakil Presiden Jusuf Kall dan Menristek Dikti Mohamad Nasir di Istana Wapres, Senin (15/1/18).

“Kami menyambut baik terjadinya kolaborasi berbagai unsur dalam pengembangan iptek dan inovasi melalui kerjasama ini,” kata Menristek Dikti.

Pengembangan GIPTI, menurutnya, merupakan kolaborasi yang unik dari empat institusi lintas sektor yang mewakili unsur ABG (academician-Business-Government). Keempat institusi lintas sektor itu adalah Pemerintah Pusat sekaligus lembaga litbang melalui PUSPIPTEK, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina dan dunia usaha yaitu, Sinar Mas Land.

Lebih lanjut Menristekdikti berharap, GIPTI dapat berkontribusi bagi pembangunan masyarakat berbasis iptek khususnya di Kabupaten Tangerang, peningkatan daya saing daerah, serta penciptaan produk-produk inovasi serta wirausaha berbasis teknologi di masyarakat.

Zaki mengatakan disela-sela MOU tersebut bahwa ini merupakan Pengembangan Galeri IPTEK dan Inovasi (GIPTI) di BSD City selaras dengan Visi Kabupaten Tangerang yaitu mewujudkan masyarakat Kab. Tangerang yang cerdas, makmur, religius, dan berwawasan lingkungan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendorong dan menggandeng pihak swasta dalam mewujudkan 25 Program Unggulan, di antaranya Program Kerjasama Lintas Menuju Rakyat Sejahtera (Jalin Rasa).

“Dengan adanya GIPTI ini juga dapat menjadi ajang promosi daerah dalam pengembangan IPTEK karena setiap tahun Pemerintah Kabupaten Tangerang mengadakan lomba inovasi-inovasi melalui gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diikuti oleh Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi ) yang tersebar di seluruh kecamatan,” ujarnya.

Dalam arahanya Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan bahwa penandatanganan MOU ini jangan hanya jadi seremonil belaka tetapi harus ada tindak lanjut dan realisasi nyata kedepannya, karena kita sudah berada jauh dibelakang negara-negara lain, kita harus terus menatap kedepan menatap perubahan.

“Setelah penandatanganan ini berkasnya saya harap jangan langsung ditaruh dilaci kantor tapi yah ditindak lanjuti disusun rencana selanjutnya untuk merealisasikan ini kita harus terus maju kedepan, karena pengembangan teknologi saat ini sudah sangat berkembang pesat,” kata JK. (rls/one)

 

sumber:

https://palapanews.com/2018/01/15/pemkab-tangerang-gandeng-3-instansi-kembangkan-galeri-iptek-inovasi/

KBRN, Jakarta : Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta Pusat Penelitian Ilmu dan Teknologi (Puspiptek) melakukan inovasi dalam mengghasilkan produk-produk sains. Puspiptek yang berdiri sejak 1970 an disebutkan Jusuf Kalla kalah cepat berkembangannya dengan pusat penelitian negara lain, seperti Harvard di Boston yang menghasilkan produk inovatif berguna dalam kehidupan.

Hal ini disampaikan Wapres JK dalam MoU penandatanganan kerjasama pengembangan Galeri Ilmu Pengetahuan, Teknologi & Inovasi (GIPTI) Puspiptek, antara Puspiptek, Pemkab Tanggerang, Universitas Paramadina, dan PT Sinar Mas Land. Jusuf Kalla mendorong kerjasama pengembangan penelitian dengan berbagai pihak ini dapat menghasilkan produk inovatif yang dapat menyaingi pusat penelitian negara lain.

"Menggabungkan antara universitas, pengusaha, dan para pengembang, serta pusat pusat penelitian, bagaimana mengembangkan Puspitek menjadi pusat penelitian yang baik dan pengembangannya, kalau meneliti 5, 10 tahun lalu, saya sudah liat ini, kenapa lagi ini, maka kita harus lihat ke depan, seperti di Boston ada pusat penelitian di Harvard," ungkap Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, pada Senin (15/01/2018).

Wapres JK mendorong target Pemerintah mewujudkan National Science and Technology Park Puspiptek. GIPTI Puspiptek akan menjadi tempat show case kemajuan inovasi dan sarana edukasi kepada masyarakat di bidang IPTEK, dimana keterlibatan universitas guna memberikan beasiswa yang diharapkan menjadi ekosistem inovasi dalam menghasilkan produk.

Turut hadir dalam MoU kerjasama pengembangan GIFTI Puspiptek yaitu, Menristekdikti M. Nasir, Bupati Tanggerang Ahmed Zaki Iskandar, Rektor Paramadina Firmanzah, dan jajaran Direksi PT. Sinar Mas Land.(QQ/AA)

sumber:

http://rri.go.id/post/berita/479082/nasional/wapres_jk_minta_puspiptek_inovatif_hasilkan_produk.html 

[InfoPublik.id] - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengapresiasi para pihak yang berinisiasi melakukan kerja sama pengembangan Galeri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (GIPTI). 

Mohammad Nasir meyakini bahwa Galeri Iptek dan Inovasi yang dibangun akan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan terutama untuk membina generasi muda di Indonesia yang akan menjadi tulang punggung bangsa Indonesia.

Menurutnya, kerja sama tersebut sangat strategis dimana saat ini, masyarakat Indonesia lebih peka dan berhak menanyakan hasil penelitian apa saja yang telah dilakukan oleh para peneliti.

"Penelitian jangan seperti museum yang bersejarah, penelitian tidak boleh menengok kebelakang, seharusnya peneliti mengantisipasi produk dan teknologi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat di masa yang akan datang," kata Menristekdikti dalam sambutannya pada kerja sama pengembangan GIPTI antara Pusat Penelitian Ilmu Pemgetahuan dan Teknologi (Puspitek) dengan Universitas Paramadina dan Sinar Mas Land di Jakarta, Senin (15/1).

Ia membenarkan bahwa pada RPJMN 2015 – 2019, memang pengembangan Science Technology Park di Indonesia merupakan salah satu program dari Presiden Joko Widodo saat itu. Oleh sebab itu, dengan bangga beliau menyebutkan bahwa Puspitek bertindak sebagai National STP yang produk-produk penelitiannya harus mampu menjawab tantangan jaman dan masyarakat.

Dalam perkembangannya, Puspitek yang telah dididrikan per 1976, oleh Menristek saat itu Prof. BJ Habibie, yang menjadi Presiden RI ke-3, telah mengalami perkembangan, yaitu dengan dibangunnya 'Technology Business Incubation Center (TBIC)' yang merupakan suatu wadah incubator teknologi, sehingga hasil-hasil penelitian maupun produk inovasi di tampung dalam TBIC, sehingga para peneliti/innovator dapat berkonsentrasi untuk mengkomersialkan produk inovasi tersebut ke skala masal untuk kepentingan produksi.

Galeri IPTEK dan Inovasi rencananya akan berlokasi di Kabupaten Tangerang tepatnya di area BSD City. Sebagian areal GIPTI akan menempati lahan Puspitek - Kemristekdikti, seluas ± 15 Hektare. GIPTI akan menjadi show case kemajuan inovasi dan juga teknologi terapan terkini, tempat untuk pemberdayaan dan edukasi masyarakat dibidang IPTEK, dan tempat pemasaran bagi produk-produk IKM dan startup berbasis teknologi binaan inkubator bisnis teknologi di Puspitek, Pemerintah Kabupaten Tangerang, maupun Universitas Paramadina dan PT. Sinar Mas Land.

Pengembangan GIPTI sesuai dengan program pengembangan National Science & Technology Park (N-STP) Puspitek sebagai salah satu implementasi Program Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo yakni mengembangkan STP di Indonesia.

sumber:

http://www.infopublik.id/read/243156/menristekdikti-mengapresiasi-kerja-sama-pengembangan-gipti 

About us

Universitas Paramadina berdiri pada 10 Januari 1998, mengemban misi untuk membina ilmu pengetahuan rekayasa dengan kesadaran akhlak mulia demi kebahagiaan bersama seluruh umat manusia.

Latest Posts

21 October 2015
21 October 2015
21 October 2015

Hubungi Kami

Kampus S1:
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
T. +62-21-7918-1188
F. +62-21-799-3375

E-mail: info@paramadina.ac.id
http://www.paramadina.ac.id 

Kampus S2:
Gedung Tempo
Jalan Palmerah Barat No.8, 
Kebayoran Lama, Jakarta - 12240

T. +62-21-7918-1188 ext.: 242
F. +62-21-799-3375

http://www.paramadina.ac.id 

Jam

Our support hours are
available 24 hours a day
(+62) 815 918 11 88

Monday to Friday: 8:00 to 15:00
Saturday: 8:00 to 12:00
Sunday: Closed